Kamis, 14 Oktober 2021

UNSUR GAS MULIA



GOLONGAN VIIIA (GAS MULIA)
Golongan gas mulia atau golongan 0 (nol) terdiri atas unsur
Helium (He),
Neon (Ne),
Argon (Ar),
Kripton (Kr),
Xenon (Xe),
Radon (Rn)
A. Sifat fisika
  • Golongan gas mulia tidak ditemukan senyawa alami di alam
  • Golongan ini sudah memenuhi aturan oktet dan duplet. Duplet untuk helium (2 elektron terluar), sedangkan oktet (8 elektron terluar) untuk unsur selain helium dalam gas mulia
  • Kestabilannya sangat tinggi, dicermikan dari energi ionisasinya yang sangat besar dan afinitas elektronnya sangat kecil
  • Titik didih dan beku gas mulia meningkat dari atas ke bawah, dicerminkan oleh gaya London yang lemah. Nah, titik bekunya mencapai absolut (0 K) terutama helium
  • Konfigurasi elektron gas mulia selalu berakhir ns2 ns6, kecuali helium berakhiran ns2
  • Gas mulia tidak bersifat kovalen dan ionik
  • Senyawa gas mulia paling sering digunakan untuk lampu
B. Sifat kimia
  • Gas mulia memiliki jari-jari atom yang semakin panjang hingga Radon, sehingga semakin mudah membentuk dipol sesaat dan gaya van der Waals
  • Kereaktifan gas mulia bertambah besar seiring bertambahnya jari-jari atom
  • Gas mulia hanya dapat bereaksi dengan unsur yang memiliki keelektronegatifan yang sangat tinggi, seperti fluor. Contoh senyawa yang berhasil dibuat adalah XePtF
  • Gas mulia sering dikatakn gas inert (lembam) karena tidak ikut bereaksi
C. Keunikan gas mulia
  • Unsur-unsur gas mulia paling lama diteliti oleh ilmuwan karena untuk membuatnya saja, memerlukan suhu yang tinggi seperti XePtF
  • Unsur-unsur gas mulia memiliki arti:
    *Helium = dari matahari
    *Kripton = tersembunyi
    *Neon = baru
    *Xenon = tak dikenal atau asing
    *Radon = radioaktif
  • Radon dapat bereaksi spontan (E sel bertanda positif) dengan fluorin
  • Xenon memerlukan pemanasan atau penyinaran untuk memulai reaksi
  • Kripton sangat susah untuk bereaksi makanya dikatakan sebagai unsur yang pelit. Namun, kripton akan bereaksi jika digunakan sistem koloid loncatan bunga api listrik
  • Helium, neon, dan argon lebih sukar bereaksi dan belum berhasil dibuat suatu senyawa
  • Helium adalah unsur yang paling ringan, makanya digunakan untuk pengisi balon dan tabung penyelam
  • Lampu warna-warni digunakan dari unsur kripton dan xenon
  • Ternyata, sinar laser digunakan dari campuran antara 10% Xe, 89% Ar, dan 19% F2
  • Argon adalah unsur gas mulia paling banyak digunakan. Contohnya utuk pengelasan logam (1 tahun, digunakan sebanyak 30.000 ton di Inggris)
  • Senyawa oksida gas mulia (seperti XeO₃) langsung meledak jika diberi sedikit tekanan (bahkan tekanan yang kecil) atau digosok. Ledakannya setara dengan mesiu berjenis TNT. Gila ya -_-
WARNA LAMPU GAS MULIA 

C. Warna unsur-unsur gas mulia
  • Helium = tidak berwarna, tetapi dalam lampu berwarna merah orange
  • Neon = merah
  • Argon = merah muda (tekanan rendah) dan biru (tekanan tinggi)
  • Kripton = putih kebiruan
  • Xenon = biru
  • Radon = sinar radioaktif (alpha, beta, dan gamma)
CONTOH SOAL:
  1. Pernyataan tentang unsur-unsur gas mulia berikut yang paling tepat adalah …
    A. Harga energi ionisasinya tinggi menunjukkan kestabilan gas mulia
    B. Semua atom unsur gas mulia mempunyai elektron valensi 8
    C. Titik didih unsur-unsur sangat tinggi, di atas titik didih air
    D. Tidak dikenal senyawa xenon dan kripton
    E. Argon tidak terdapat di atmosfer
    —> Penyelesaian:
    ***B = salah karena helium punya 2 elektron valensi, bukan 8
    ***C = salah, titik didih dan beku gas mulia rendah sekali
    ***D = salah. Sudah jelas dong!
    ***E = salah karena seluruh gas mulia terdapat di udara dan atmosfer
  2. Unsur gas mulia yang memiliki empat kulit elektron dan berwarna putih kebiruan adalah …
    A. Xe                         D. Kr
    B. He                         E. Ar
    C. Ne
  3. Kemampuan gas mulia untuk bereaksi sangat kurang. Hal ini disebabkan …
    A. Jumlah elektron gas mulia selalu genap
    B. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA
    C. Konfigurasi elektronnya merupakan konfigurasi elektron yang stabil
    D. Jumlah elektron gas mulia yang terluar adalah 8 elektron
    E. Mempunyai afinitas elektron yang sangat tinggi
    —> Penyelesaian:
    ***A = salah karena jumlah elektron berbeda-beda setiap atom. Kalau konfigurasi elektron gas mulia barulah genap yaitu 2 dan 8
    ***B = salah karena kemampuan bereaksi tidak ditentukan dari letak golongan tetapi dari konfigurasi elektronnya
    ***D = salah karena helium punay 2 elektron terluar
    ***E = salah karena afinitasnya cenderung kecil, yang tinggi adalah energi ionisasi
  4. Gas mulia yang paling banyak membentuk senyawa dengan unsur lain adalah …
    A. Helium                                    D. Argon
    B. Xenon                                    E. Neon
    C. Kripton
    —> Penyelesaian:
    Xenon ditemukan paling banyak membentuk senyawa, seperti XePtF6, XeO3, dan masih banyak lagi
  5. Gas mulia yang memiliki densitas terbesar adalah …
    A. Kr                                   D. Ar
    B. Ne                                  E. Rn
    C. Xe
    —> Penyelesaian:
    Dari atas ke bawah densitas semakin besar
  6. Sifat-sifat gas mulia di antaranya seperti berikut, kecuali
    A. Unsur paling stabil
    B. Titik beku mendekati suhu 0 K
    C. Mudah bereaksi dengan unsur lain
    D. Terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas
    E. Sukar melepaskan atau menangkap elektron
  7. Gas mulia yang digunakan sebagai pengganti udara untuk pernapasan penyelam adalah …
    A. Helium                              D. Kripton
    B. Neon                                  E. Radon
    C. Argon
  8. Pasangan unsur gas mulia berikut yang senyawanya telah dapat disintesis adalah …
    A. Xenon dan argon                                 D. Helium dan argon
    B. Xenon dan kripton                             E. Helium dan xenon
    C. Helium dan kripton
    —> Penyelesaian:
    Yang paling banyak disintesis adalah xenon dan kripton. Memang sih argon paling banyak digunakan, tapi sebenarnya argon termasuk, tetapi sangat susah untuk dibuat bereaksi dengan unsur lain.
  9. Gas mulia terbanyak yang ada di udara adalah …
    A. Helium                            D. Kripton
    B. Neon                               E. Radon
    C. Argon
    —> Penyelesaian:
    Argon adalah gas mulia terbanyak di udara mencapai 0,93% karena di udara terdapat sebagai atom yang tidak tunggal (nonmonoatomik)
Bilangan oksidasi Kr dalam senyawa KrF adalah …
A. -3
B. -2
C. -1
D. +2
E. +4
–> Penyelesaian:
KrF2 —> biloks utama = 0 ; biloks F = -1
Kr + 2F = 0
Kr + 2 (-1) = 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi masukan yang membangun.terima kasih